Semoga Dapat yg Gede ???
Menyendiri walapun terlihat Dilaut para pemancing lain menggunakan Kapal,Tp si Bapak Ejoy aje ... Strike Sejati.
Slide 3
Para Pemancing Tradisional Srilangka => Memancing dari atas tiang yang menancap di Laut ..Good Improved
Tampilkan postingan dengan label Liga Spanyol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Spanyol. Tampilkan semua postingan
MADRID TEKUK BARCELONA DI COPA DEL RAY 2013
TRIBUNNEWS.COM, MADRID -
Duel panas El Clasico
antara Real Madrid kontra Barcelona dalam laga lanjutan Liga Primera
Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (2/3/2013) akhirnya
dimenangkan Madrid dengan skor 2-1.
Kemenangan Los Blancos sekaligus kembali melukai Barcelona yang juga
kalah 3-1 dari Real Madrid di semifinal Copa Del Rey tengah pekan lalu
di Stadion Camp Nou milik Barcelona.
Di El Clasico jilid IV ini, Madrid unggul pertama lewat gol Karim Benzema yang dicetak pada menit ke-7.
Benzema membobol gawang Blaugrana setelah menerima umpan panjang dari
sisi kanan lapangan yang dilepaskan Morata, penyerang asal Perancis itu
menceploskan bola setelah lepas dari kawalan Gerard Pique.
Barcelona memang berusaha menguasai bola sejak kickoff peluit ditiup.
Namun agresifitas para pemain Madrid membuat para pemain Blaugrana tak
berkutik. Bahkan Lionel Messi dan kawan-kawan terlihat kesulitan
menyentuh kotak penalti Madrid.
Selanjutnya kegagalan bek Real Madrid Sergio Ramos menempel ketat
Lionel Messi berujung petaka. Dengan gaya berputa-putar khas Messi,
Barcelona akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-18.
Si mungil asal Argentina itu merangsek masuk ke dalam kotal penalti
Madrid setelah mendapatkan umpan dari tengah lapangan. Dengan skill
penguasaan bola yang bagus, Messi mengarahkan bola ke gawang Madrid yang
gaga dijangkau kiper Madrid Diego Lopez.
Memasuki menit 20 keatas, pertarungan dua rival abadi di ranah
Matador ini masih berlangsung seru. Kedua pamer kekuatan dengan
permainan saling membalas serangan. Namun tak ada tambahan skor dicetak
kedua tim hingga wasit meniup peluit tanda jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, Real Madrid menambah daya gedor dengan
memasukkan superstar Cristiano Ronaldo pada menit ke 56. Pemain asal
Portugal menggantikan Karim Benzema. Ronaldo masuk berbarengan dengan
Sami Khedira yang menggantikan Ricardo Kaka.
Satu menit berada di atas lapangan, CR7 langsung memberikan ancaman
serius ke pertahanan Barcelona. Ronaldo menyisir sisi kiri pertahanan
dengan gocekan mautnya.
Aksi pemain termahal dunia ini membuat bek Barca,Gerard Pique hilang
kesabaran. Kekasih Shakira itu mengganjal Ronaldo dengan kedua kakinya.
Wasitpun langsung memberi kartu peringatan kepada Pique dengan mencabut
kartu kuning dari sakunya.
Selanjutnya Ronaldo kian beraksi, menit ke-64 dia melepaskan
tendangan roket yang masih bisa ditepis Victor Valdes, gawang Barca pun
masih aman dari kebobolan.
Namun kehadiran CR7 ini juga berdampak pada konfidensi skuad Madrid
yang makin meningkat. Tampil dengan tambahan kepercayaan diri, pasukan
tim ibukota akhirnya mampu menguasai keadaan.
Gol yang ditunggu-tunggu fans Real Madrid akhirnya datang juga.
Sergio Ramos berhasil membobol gawang Barcelona lewat sundulan setelah
proses corner kick yang dilakukan Luka Modric pada menit ke-81.
Dengan memanfaatka keunggulan tinggi postur badannya, Ramos menyundul
bola ke pojokan kiri gawang Barcelona yang gagal dijangkau Victor
Valdes. Ramos unggul dalam duel udara mengalahkan central bek Barcelona
Javier Mascherano.
Seisi Santiago Bernabeu seketika bergemuruh setelah gol dari Ramos
yang dipercaya jadi kapten tim pada laga ini tercipta. Sementara dua
punggawa Barcelona, Andreas Iniesta dan Mascherano dalam sorotan kamera
seketika tertegun. Madrid pun unggul hingga akhir laga dengan skor 2-1.
Sempat terjadi keributan di lapangan saat wasit meniup peluit
berakhirnya laga. Para pemain Barcelona berlari memprotes wasit karena
tidak memberikan tambahan waktu.
Valdes terlihat melakukan protes keras atas keputusan wasit, namun
wasit tak bergeming, malahan sang pengadil langsung dua kali memberi
kartu kuning disertai kartu merah yang dialamatkan kepada kiper andalan
Barcelona tersebut.
Gol dan Record Pertama CR7 Final Sempurna
![]() |
| Add caption |
Valencia - Cristiano Ronaldo akhirnya memberi gelar buat Real Madrid. Persembahan pertama CR7 buat El Real datang dalam laga sempurna, di mana dia mencetak gol kemenangan, menyamai rekor pribadi dan mengalahkan musuh abadi.
Setelah didatangkan dengan transfer yang mencatatkan rekor di tahun 2009, Ronaldo selalu gagal memberi gelar juara buat Madrid. Penantian tersebut akhirnya berakhir Kamis (21/4/2011) dinihari tadi saat Madrid menundukkan Barca dengan 1-0 di final Copa del Rey.
Trofi juara yang diberikan CR7 buat 'Si Putih' terasa sangat spesial karena didapat dari klub yang menjadi musuh abadi mereka, Barcelona. Kemenangan 1-0 tersebut juga menjadi semacam pembalasan atas skor 0-5 dalam El Clasico pertama musim ini di Camp Nou.
Hebatnya lagi, Ronaldo sendirilah yang mempersembahkan gol tersebut. Tandukannya meneruskan umpan Angel di Maria menjebol gawang The Catalans di masa perpanjangan waktu.
Gol tersebut juga membuat CR7 menyamai rekornya sendiri. Ronaldo kini tercatat sudah melesakkan 42 gol di seluruh kompetisi. Angka tersebut menyamai jumlah gol terbanyak yang pernah dia buat dalam satu musim yakni di 2007/2008, saat dia masih berseragam Manchester United dan terpilih menjadi Pemain Terbaik Dunia.
"Itu titel yang sangat penting buat kami. Itu adalah tujuan yang kami pasang sepanjang musim ini dan kami berhasil. Kami berhasil melakukannya atas Barcelona yang bermain sangat baik di babak kedua," sahut Ronaldo di Marca.
"(Mourinho) memberi kami semua semangat kemenangan," tuntas Ronaldo.
Setelah didatangkan dengan transfer yang mencatatkan rekor di tahun 2009, Ronaldo selalu gagal memberi gelar juara buat Madrid. Penantian tersebut akhirnya berakhir Kamis (21/4/2011) dinihari tadi saat Madrid menundukkan Barca dengan 1-0 di final Copa del Rey.
Trofi juara yang diberikan CR7 buat 'Si Putih' terasa sangat spesial karena didapat dari klub yang menjadi musuh abadi mereka, Barcelona. Kemenangan 1-0 tersebut juga menjadi semacam pembalasan atas skor 0-5 dalam El Clasico pertama musim ini di Camp Nou.
Hebatnya lagi, Ronaldo sendirilah yang mempersembahkan gol tersebut. Tandukannya meneruskan umpan Angel di Maria menjebol gawang The Catalans di masa perpanjangan waktu.
Gol tersebut juga membuat CR7 menyamai rekornya sendiri. Ronaldo kini tercatat sudah melesakkan 42 gol di seluruh kompetisi. Angka tersebut menyamai jumlah gol terbanyak yang pernah dia buat dalam satu musim yakni di 2007/2008, saat dia masih berseragam Manchester United dan terpilih menjadi Pemain Terbaik Dunia.
"Itu titel yang sangat penting buat kami. Itu adalah tujuan yang kami pasang sepanjang musim ini dan kami berhasil. Kami berhasil melakukannya atas Barcelona yang bermain sangat baik di babak kedua," sahut Ronaldo di Marca.
"(Mourinho) memberi kami semua semangat kemenangan," tuntas Ronaldo.
Posted in: Liga Spanyol
Madrid JUARA Tekuk Barca di Final Copa Del Ray 2011
![]() |
| CR9 Vs Alves |
Valencia - Real Madrid akhirnya keluar sebagai juara Copa del Rey musim ini. Madrid sukses menundukkan Barca 1-0 lewat gol Cristiano Ronaldo di babak extra time.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Mestalla, Kamis (21/4/2011) dinihari WIB, Madrid sempat memiliki momentum di babak pertama, di mana beberapa peluang mereka berulangkali mengancam gawang Barca. Sebaliknya, Barca balik mendominasi babak kedua.
Ketika Barca terus menekan, Madrid justru kian rapat bertahan. Beberapa peluang Los Cules bahkan mentah di tangan Iker Casillas. Dalam keadaan seperti ini, laga berlanjut ke babak extra time. Dan di sinilah gol Ronaldo tercipta.
Sebagai catatan, ini adalah gelar pertama Jose Mourinho untuk Madrid dan gelar Copa Del Rey ke-18 untuk Los Blancos.
Catatan lainnya, ini adalah gelar pertama Madrid di ajang Copa del Rey dalam 18 tahun terakhir. Sebelum ini, Madrid keluar sebagai juara pada tahun 1993.
Jalannya Pertandingan
Di babak pertama, Madrid mendapatkan peluang pertama lewat Cristiano Ronaldo di menit ke-11. Menusuk dari sisi kanan, ia melepaskan sepakan keras. Tapi, sepakannya kemudian masih bisa dihalau bek Barca.
Sembilan menit berselang, sepakan voli Mesut Oezil, menyusul sebuah tendangan penjuru, melebar. Di pinggir lapangan, Jose Mourinho menampakkan wajah kecewa atas gagalnya peluang itu. Pada fase ini, Madrid dengan konstan memberikan tekanan kepada sang rival.
Tensi kemudian memanas. David Villa terjatuh mengerang kesakitan. Ia mengklaim Alvaro Arbeloa menginjak kaki kanannya. Imbasnya, para pemain dari kedua kubu pun sempat terlibat adu mulut. Sengitnya El Clasico tergambar di sini.
Di sisi lain, Barca masih kesulitan untuk membongkar pertahanan Madrid. Madrid menumpuk pemain di areanya sendiri. Mereka tak nembiarkan para pemain Barca melakukan operan-operan cepat atau mendekati kotak penalti.
Efek dari menumpuk pemain di area sendiri itu, Madrid mengandalkan mengandalkan serangan balik. Counter-attack dari Ronaldo di menit 36 nyaris membuahkan gol.
Ronaldo menggiring bola sampai ke kotak penalti Barca sebelum melepaskan tembakan. Namun, sepakannya ditepis oleh Jose Manuel Pinto.
Di penghujung babak pertama, Pepe nyaris membawa Madrid unggul, jika sundulannya tak membentur tiang gawang. Babak pertama kemudian berakhir dengan dominasi berada di tangan El Real.
Sebagai catatan, dominasi Madrid terlihat dari catatan berikut: mereka melepaskan lima tembakan dengan 1 on target sepanjang babak pertama ini. Sementara Barca hanya dua, dan tak satu pun ada yang tepat sasaran.
Kendati demikian, Barca lebih banyak melepaskan operan, yakni 325 berbanding 106. Kesimpulannya, Barca kesulitan mencari celah.
Namun demikian, babak kedua berbalik menjadi milik Barca. Perlahan-lahan Barca mulai melakukan tekanan kepada Madrid. Operan-operan Barca mulai mengalir lebih baik. Mereka terus menekan pertahanan Madrid, namun masih belum bisa mengancam gawang Los Blancos di awal babak kedua ini.
Sebaliknya, meski kalah penguasaan bola, Madrid malah mengancam gawang Barca. Sepakan Xabi Alonso melebar tipis di samping gawang Barca di menit 63.
Barca sempat mendapatkan gol melalui Pedro Rodriguez, namun dianulir wasit. Penyebabnya, Pedro lebih dulu terperangkap offside.
Laga memasuki menit 73, Barca masih terus menekan pertahanan Madrid. Tapi sepakan Messi masih bisa dihalau oleh Casillas. Tujuh menit berselang, Casillas juga berhasil menepis sepakan Andres Iniesta dengan ujung jarinya.
Sedangkan Madrid balas menekan di penghujung babak kedua. Kerjasama bagus dari Emmanuel Adebayor dan Ronaldo terjadi di menit 87. Sial bagi Ronaldo, sebelum bisa melepaskan tembakan, bola sudah dihalau Alves.
Laga akhirnya berakhir imbang 0-0 selama 90 menit ini dan dilanjutkan ke extra time.
Ronaldo kembali mendapatkan kesempatan di awal babak tambahan. Sengatannya dari sisi kanan diakhiri dengan sebuah sepakan menyilang. Sial bagi pemain asal Portugal itu, sepakannya melebar tipis di sisi jala Barca.
Tapi tepat di menit 103, Ronaldo akhirnya membawa Madrid unggul 1-0. Umpan silang Angel Di Maria dari sisi kiri disambutnya dengan sundulan keras. Bola mengarah ke tiang jauh dan tak bisa dijangkau oleh Pinto. Bola pun bersarang di gawang Barca.
Madrid sempat bermain dengan 10 orang setelah Di Maria mendapatkan kartu kuning kedua di menit 120. Tapi, hal itu tak berpengaruh banyak. Tak lama kemudian peluit panjang dibunyikan dan Madrid keluar sebagai pemenang.
Susunan Pemain
Barcelona: Pinto, Alves, Pique, Busquets (Keita 108), Adriano (Maxwell 118), Xavi, Mascherano, Iniesta, Pedro, Messi, Villa (Afellay 105).
Real Madrid: Casillas, Arbeloa, Ramos, Pepe, Carvalho (Garay 120), Marcelo, Xabi Alonso, Khedira (Granero 104), Cristiano Ronaldo, Oezil (Adebayor 70), Di Maria.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Mestalla, Kamis (21/4/2011) dinihari WIB, Madrid sempat memiliki momentum di babak pertama, di mana beberapa peluang mereka berulangkali mengancam gawang Barca. Sebaliknya, Barca balik mendominasi babak kedua.
Ketika Barca terus menekan, Madrid justru kian rapat bertahan. Beberapa peluang Los Cules bahkan mentah di tangan Iker Casillas. Dalam keadaan seperti ini, laga berlanjut ke babak extra time. Dan di sinilah gol Ronaldo tercipta.
Sebagai catatan, ini adalah gelar pertama Jose Mourinho untuk Madrid dan gelar Copa Del Rey ke-18 untuk Los Blancos.
Catatan lainnya, ini adalah gelar pertama Madrid di ajang Copa del Rey dalam 18 tahun terakhir. Sebelum ini, Madrid keluar sebagai juara pada tahun 1993.
Jalannya Pertandingan
Di babak pertama, Madrid mendapatkan peluang pertama lewat Cristiano Ronaldo di menit ke-11. Menusuk dari sisi kanan, ia melepaskan sepakan keras. Tapi, sepakannya kemudian masih bisa dihalau bek Barca.
Sembilan menit berselang, sepakan voli Mesut Oezil, menyusul sebuah tendangan penjuru, melebar. Di pinggir lapangan, Jose Mourinho menampakkan wajah kecewa atas gagalnya peluang itu. Pada fase ini, Madrid dengan konstan memberikan tekanan kepada sang rival.
Tensi kemudian memanas. David Villa terjatuh mengerang kesakitan. Ia mengklaim Alvaro Arbeloa menginjak kaki kanannya. Imbasnya, para pemain dari kedua kubu pun sempat terlibat adu mulut. Sengitnya El Clasico tergambar di sini.
Di sisi lain, Barca masih kesulitan untuk membongkar pertahanan Madrid. Madrid menumpuk pemain di areanya sendiri. Mereka tak nembiarkan para pemain Barca melakukan operan-operan cepat atau mendekati kotak penalti.
Efek dari menumpuk pemain di area sendiri itu, Madrid mengandalkan mengandalkan serangan balik. Counter-attack dari Ronaldo di menit 36 nyaris membuahkan gol.
Ronaldo menggiring bola sampai ke kotak penalti Barca sebelum melepaskan tembakan. Namun, sepakannya ditepis oleh Jose Manuel Pinto.
Di penghujung babak pertama, Pepe nyaris membawa Madrid unggul, jika sundulannya tak membentur tiang gawang. Babak pertama kemudian berakhir dengan dominasi berada di tangan El Real.
Sebagai catatan, dominasi Madrid terlihat dari catatan berikut: mereka melepaskan lima tembakan dengan 1 on target sepanjang babak pertama ini. Sementara Barca hanya dua, dan tak satu pun ada yang tepat sasaran.
Kendati demikian, Barca lebih banyak melepaskan operan, yakni 325 berbanding 106. Kesimpulannya, Barca kesulitan mencari celah.
Namun demikian, babak kedua berbalik menjadi milik Barca. Perlahan-lahan Barca mulai melakukan tekanan kepada Madrid. Operan-operan Barca mulai mengalir lebih baik. Mereka terus menekan pertahanan Madrid, namun masih belum bisa mengancam gawang Los Blancos di awal babak kedua ini.
Sebaliknya, meski kalah penguasaan bola, Madrid malah mengancam gawang Barca. Sepakan Xabi Alonso melebar tipis di samping gawang Barca di menit 63.
Barca sempat mendapatkan gol melalui Pedro Rodriguez, namun dianulir wasit. Penyebabnya, Pedro lebih dulu terperangkap offside.
Laga memasuki menit 73, Barca masih terus menekan pertahanan Madrid. Tapi sepakan Messi masih bisa dihalau oleh Casillas. Tujuh menit berselang, Casillas juga berhasil menepis sepakan Andres Iniesta dengan ujung jarinya.
Sedangkan Madrid balas menekan di penghujung babak kedua. Kerjasama bagus dari Emmanuel Adebayor dan Ronaldo terjadi di menit 87. Sial bagi Ronaldo, sebelum bisa melepaskan tembakan, bola sudah dihalau Alves.
Laga akhirnya berakhir imbang 0-0 selama 90 menit ini dan dilanjutkan ke extra time.
Ronaldo kembali mendapatkan kesempatan di awal babak tambahan. Sengatannya dari sisi kanan diakhiri dengan sebuah sepakan menyilang. Sial bagi pemain asal Portugal itu, sepakannya melebar tipis di sisi jala Barca.
Tapi tepat di menit 103, Ronaldo akhirnya membawa Madrid unggul 1-0. Umpan silang Angel Di Maria dari sisi kiri disambutnya dengan sundulan keras. Bola mengarah ke tiang jauh dan tak bisa dijangkau oleh Pinto. Bola pun bersarang di gawang Barca.
Madrid sempat bermain dengan 10 orang setelah Di Maria mendapatkan kartu kuning kedua di menit 120. Tapi, hal itu tak berpengaruh banyak. Tak lama kemudian peluit panjang dibunyikan dan Madrid keluar sebagai pemenang.
Susunan Pemain
Barcelona: Pinto, Alves, Pique, Busquets (Keita 108), Adriano (Maxwell 118), Xavi, Mascherano, Iniesta, Pedro, Messi, Villa (Afellay 105).
Real Madrid: Casillas, Arbeloa, Ramos, Pepe, Carvalho (Garay 120), Marcelo, Xabi Alonso, Khedira (Granero 104), Cristiano Ronaldo, Oezil (Adebayor 70), Di Maria.
Selamat atas Trofi mu Madrid
Posted in: Liga Spanyol
Mourinho senang 1 Trofi Sudah Di Bawa ke Madrid !!!
![]() |
| God Luck For This Time MOU |
Mestalla - Sebelum pertandingan final Copa del Rey, Jose Mourinho mengatakan bahwa dirinya akan tetap tenang andai Real Madrid tak menjadi juara. Kini setelah Madrid menjadi juara, ia justru mengaku lega.
Madrid sukses menjuarai Copa del Rey musim ini setelah mengalahkan Barcelona 1-0 di Stadion Mestalla, Kamis (21/4/2011) dinihari WIB. Gol tunggal El Real diciptakan oleh Cristiano Ronaldo di babak extra time.
Bagi Mourinho, ini adalah gelar perdananya bersama Madrid. Sedangkan bagi Madrid, ini adalah gelar Copa del Rey pertama dalam 18 tahun terakhir. Sebelum menjuarainya pada tahun ini, Madrid keluar sebagai pemenang pada 1993. Mourinho pun mengaku puas bisa mengakhiri puasa gelar Madrid di kompetisi ini.
"Titel ini bukan hanya milik saya. Setelah sangat lama sekali tak memenangi Copa del Rey, rasanya sangat menyenangkan," ujarnya seperti diansir Yahoosports.
"Ini tak ada hubungannya dengan titel. Ini soal mengubah struktur bagaimana klub bekerja, mental orang-orang di dalamnya."
Andai tak menang, Mourinho jelas akan kecewa. Tapi, ia mengaku tak akan hancur karenanya.
"Jika kami tidak menang malam ini, saya akan sedih, tapi tetap rileks. Sama saja," tukasnya santai.
Madrid sukses menjuarai Copa del Rey musim ini setelah mengalahkan Barcelona 1-0 di Stadion Mestalla, Kamis (21/4/2011) dinihari WIB. Gol tunggal El Real diciptakan oleh Cristiano Ronaldo di babak extra time.
Bagi Mourinho, ini adalah gelar perdananya bersama Madrid. Sedangkan bagi Madrid, ini adalah gelar Copa del Rey pertama dalam 18 tahun terakhir. Sebelum menjuarainya pada tahun ini, Madrid keluar sebagai pemenang pada 1993. Mourinho pun mengaku puas bisa mengakhiri puasa gelar Madrid di kompetisi ini.
"Titel ini bukan hanya milik saya. Setelah sangat lama sekali tak memenangi Copa del Rey, rasanya sangat menyenangkan," ujarnya seperti diansir Yahoosports.
"Ini tak ada hubungannya dengan titel. Ini soal mengubah struktur bagaimana klub bekerja, mental orang-orang di dalamnya."
Andai tak menang, Mourinho jelas akan kecewa. Tapi, ia mengaku tak akan hancur karenanya.
"Jika kami tidak menang malam ini, saya akan sedih, tapi tetap rileks. Sama saja," tukasnya santai.
Posted in: Liga Spanyol
Trofi Copa Del Ray Terjatuh ..Waduh !!!!
![]() |
| Celebration |
Madrid - Setelah nyaris 20 tahun Real Madrid akhirnya kembali bisa mengangkat Copa del Rey, tetapi trofi itu dengan cepat malah lepas dari genggaman punggawa El Real. Benar-benar terlepas karena Sergio Ramos secara tidak sengaja sempat menjatuhkannya dari atas bus tim.
Madrid sukses menggondol gelar juara Copa del Rey musim ini setelah di final, Kamis (21/4/2011) dinihari WIB, menundukkan rival berat Barcelona 1-0 di partai puncak.
Kemenangan terasa kian istimewa karena sudah lama benar 'Si Putih' tak lagi berjumpa dengan Piala Sang Raja. Sebelum ini, kali terakhir Madrid memenanginya adalah pada tahun 1993 silam alias 18 tahun lalu.
Gelar di ajang Copa del Rey kali ini sekaligus menjadi gelar persembahan pertama dari entrenador Jose Mourinho untuk Madrid, juga gelar perdana setelah sekian tahun. Wajar jika pesta pora dan suka cita Madridista jadi berlipat ganda.
Sebagaimana lazimnya perayaan di Madrid, Plaza de Cibeles lantas dituju Cristiano Ronaldo cs untuk melakukan perayaan. Di sana mereka sudah ditunggu puluhan ribu fans Madrid yang tidak berkurang sedikit pun semangatnya kendati ditemani rintik hujan pada malam menjelang pagi itu.
Di atas bus tim tanpa atap yang hendak menuju pusat perayaan, para pemain Madrid kemudian terlihat bergantian memamerkan trofi yang baru saja mereka raih. Malapetaka tiba ketika piala sedang diangkat Sergio Ramos--pemain bertahan Madrid dan timnas Spanyol--di atas kepalanya. Saat itu ia sedang berdiri di bagian depan bus tim.
Entah apakah karena faktor hujan, atau riuh rendah eluan yang memabukkan, genggaman Ramos di piala tersebut tiba-tiba lepas. Walhasil Copa del Rey, piala yang baru bisa Madrid rebut lagi usai 18 tahun, terjun bebas ke jalanan.
Disimak dari cuplikan video Youtube, trofi tersebut lantas sempat terlindas bus tim. Insiden ini sempat menimbulkan kehebohan, dengan pihak keamanan tergopoh-gopoh langsung berusaha menyelamatkan piala Copa del Rey itu dan mengembalikannya ke para pemain Madrid. Sukses, perayaan pun berjalan lagi.
"Pialanya jatuh, itu jatuh. Tapi pialanya tidak apa-apa," kata Ramos seperti ditirukan Europa Press yang dilansir Yahoosport.
Meski begitu laporan lanjutan mengabarkan sebaliknya. Piala itu disebut mengalami sedikit kerusakan sehingga sudah absen dari tempat yang biasa ditempati Madrid saat tengah berselebrasi.
Madrid sukses menggondol gelar juara Copa del Rey musim ini setelah di final, Kamis (21/4/2011) dinihari WIB, menundukkan rival berat Barcelona 1-0 di partai puncak.
Kemenangan terasa kian istimewa karena sudah lama benar 'Si Putih' tak lagi berjumpa dengan Piala Sang Raja. Sebelum ini, kali terakhir Madrid memenanginya adalah pada tahun 1993 silam alias 18 tahun lalu.
Gelar di ajang Copa del Rey kali ini sekaligus menjadi gelar persembahan pertama dari entrenador Jose Mourinho untuk Madrid, juga gelar perdana setelah sekian tahun. Wajar jika pesta pora dan suka cita Madridista jadi berlipat ganda.
Sebagaimana lazimnya perayaan di Madrid, Plaza de Cibeles lantas dituju Cristiano Ronaldo cs untuk melakukan perayaan. Di sana mereka sudah ditunggu puluhan ribu fans Madrid yang tidak berkurang sedikit pun semangatnya kendati ditemani rintik hujan pada malam menjelang pagi itu.
Di atas bus tim tanpa atap yang hendak menuju pusat perayaan, para pemain Madrid kemudian terlihat bergantian memamerkan trofi yang baru saja mereka raih. Malapetaka tiba ketika piala sedang diangkat Sergio Ramos--pemain bertahan Madrid dan timnas Spanyol--di atas kepalanya. Saat itu ia sedang berdiri di bagian depan bus tim.
Entah apakah karena faktor hujan, atau riuh rendah eluan yang memabukkan, genggaman Ramos di piala tersebut tiba-tiba lepas. Walhasil Copa del Rey, piala yang baru bisa Madrid rebut lagi usai 18 tahun, terjun bebas ke jalanan.
Disimak dari cuplikan video Youtube, trofi tersebut lantas sempat terlindas bus tim. Insiden ini sempat menimbulkan kehebohan, dengan pihak keamanan tergopoh-gopoh langsung berusaha menyelamatkan piala Copa del Rey itu dan mengembalikannya ke para pemain Madrid. Sukses, perayaan pun berjalan lagi.
"Pialanya jatuh, itu jatuh. Tapi pialanya tidak apa-apa," kata Ramos seperti ditirukan Europa Press yang dilansir Yahoosport.
Meski begitu laporan lanjutan mengabarkan sebaliknya. Piala itu disebut mengalami sedikit kerusakan sehingga sudah absen dari tempat yang biasa ditempati Madrid saat tengah berselebrasi.
Posted in: Liga Spanyol
Iniesta Akhirnya Terlepas Dari Scorsing
![]() |
| Andreas Iniesta |
Andres Iniesta akhirnya lolos dari ancaman sanksi UEFA terkait kartu kuningnya di perempatfinal Liga Champions. Itu berarti gelandang Barcelona tersebut bisa tampil di semifinal leg pertama.
Iniesta diduga sengaja mencari kartu kuning dalam laga leg pertama perempatfinal Liga Champions kontra Shakhtar Donetsk. Akibat kartu kuning ini, dia harus absen dalam pertemuan kedua di kandang Shakhtar, tapi sudah bebas kartu untuk laga semifinal.
Komite Disiplin UEFA akan membahas kasus ini. Jika akhirnya Iniesta didakwa bersalah, pemain timnas Spanyol ini bisa saja terkena skorsing tambahan dan tak bisa tampil saat timnya menghadapi Real Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions. Barcelona pun sudah menyiapkan pembelaan.
Dalam perkembangan selanjutnya, kabar baik didapatkan Barca. Melalui situs resminya, Rabu (20/4/2011) malam WIB klub yang bermarkas di Camp Nou itu mengumumkan bahwa Iniesta lolos dari ancaman sanksi.
"Dengan begitu Iniesta bisa bermain di semifinal Liga Champions melawan Real Madrid di Bernabeu. UEFA sudah mengumumkan bahwa tidak ada sanksi yang dijatuhkan kepada si pemain tengah," demikian keterangan yang disampaikan Barca.
"UEFA juga mengumumkan bahwa dia (Iniesta) juga tidak akan dikenai denda uang. Itu berarti pemain yang bersangkutan bisa diturunkan oleh Pep Guardiola di leg pertama semifinal Liga Champions melawan Real Madrid."
Iniesta diduga sengaja mencari kartu kuning dalam laga leg pertama perempatfinal Liga Champions kontra Shakhtar Donetsk. Akibat kartu kuning ini, dia harus absen dalam pertemuan kedua di kandang Shakhtar, tapi sudah bebas kartu untuk laga semifinal.
Komite Disiplin UEFA akan membahas kasus ini. Jika akhirnya Iniesta didakwa bersalah, pemain timnas Spanyol ini bisa saja terkena skorsing tambahan dan tak bisa tampil saat timnya menghadapi Real Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions. Barcelona pun sudah menyiapkan pembelaan.
Dalam perkembangan selanjutnya, kabar baik didapatkan Barca. Melalui situs resminya, Rabu (20/4/2011) malam WIB klub yang bermarkas di Camp Nou itu mengumumkan bahwa Iniesta lolos dari ancaman sanksi.
"Dengan begitu Iniesta bisa bermain di semifinal Liga Champions melawan Real Madrid di Bernabeu. UEFA sudah mengumumkan bahwa tidak ada sanksi yang dijatuhkan kepada si pemain tengah," demikian keterangan yang disampaikan Barca.
"UEFA juga mengumumkan bahwa dia (Iniesta) juga tidak akan dikenai denda uang. Itu berarti pemain yang bersangkutan bisa diturunkan oleh Pep Guardiola di leg pertama semifinal Liga Champions melawan Real Madrid."
Posted in: Liga Spanyol
El Classico Harus Ada Yang Menang ?
![]() |
| Pepe Vs Villa |
Madrid - Edisi terakhir duel klasik Real Madrid kontra Barcelona berakhir sama kuat 1-1. Ini mengakhiri catatan selalu ada pemenang dari El Clasico sejak 2007, serta menghentikan tren kemenangan Josep Guardiola.
Madrid gagal membalas kekalahan di pertemuan pertama mereka musim ini, setelah ditahan musuh besarnya itu di Santiago Bernabeu Minggu (17/4/2011) dinihari tadi. Cristiano Ronaldo menjadi penyelamat dengan golnya di menit 82, setelah Lionel Messi membawa Barca unggul di menit 53.
Sepanjang sejarah El Clasico, ini adalah hasil seri ke-43 dari total 210 pertandingan di semua kompetisi. Khusus di Liga Spanyol, itu adalah hasil seri ke-31 dari 162 rekor pertemuan di antara mereka.
Angka itu menunjukkan, peluang ada tim yang menjadi pemenang dalam El Clasico adalah 80 persen. Hanya 20 persen potensi berakhir imbang.
Kali terakhir partai Madrid-Barca berkesudahan sama kuat adalah pada 10 Maret 2007, di Nou Camp. Di pertandingan liga itu kedua tim bermain 3-3. Messi mencetak hat-trick buat tuan rumah, Ruud van Nistelrooy mengukir dua gol, dan Sergio Ramos satu gol untuk Los Blancos.
Catatan khusus lain adalah menyangkut Pep Guardiola, sang pelatih Barca. Hasil seri tersebut menyudahi rekor dia yang selalu menang dalam El Clasico.
Sejak menukangi mantan klubnya sewaktu jadi pemain itu, ia memenangi kelima duel klasik yang dilakoni. Dua yang sensasional adalah dengan skor 6-2 di Bernabeu (2 Mei 2009), dan 5-0 di Nou Camp pada November lalu.
Di musim ini masih akan tersaji tiga kali lagi El Clasico. Pada Rabu (20/4) mendatang mereka akan "numpang tanding" di stadion Mestalla, Valencia, untuk memperebutkan trofi Piala Raja Spanyol alias Copa del Rey. Karena final hanya satu kali, berarti akan ada pemenang dari laga tersebut.
Dua agenda setelah itu adalah di babak semifinal Liga Champions, pada 27 April dan 3 Mei. Soal siapa yang akan keluar sebagai pemenang di setiap laga tersebut, atau memenanginya secara agregat, kita tunggu saja.
Madrid gagal membalas kekalahan di pertemuan pertama mereka musim ini, setelah ditahan musuh besarnya itu di Santiago Bernabeu Minggu (17/4/2011) dinihari tadi. Cristiano Ronaldo menjadi penyelamat dengan golnya di menit 82, setelah Lionel Messi membawa Barca unggul di menit 53.
Sepanjang sejarah El Clasico, ini adalah hasil seri ke-43 dari total 210 pertandingan di semua kompetisi. Khusus di Liga Spanyol, itu adalah hasil seri ke-31 dari 162 rekor pertemuan di antara mereka.
Angka itu menunjukkan, peluang ada tim yang menjadi pemenang dalam El Clasico adalah 80 persen. Hanya 20 persen potensi berakhir imbang.
Kali terakhir partai Madrid-Barca berkesudahan sama kuat adalah pada 10 Maret 2007, di Nou Camp. Di pertandingan liga itu kedua tim bermain 3-3. Messi mencetak hat-trick buat tuan rumah, Ruud van Nistelrooy mengukir dua gol, dan Sergio Ramos satu gol untuk Los Blancos.
Catatan khusus lain adalah menyangkut Pep Guardiola, sang pelatih Barca. Hasil seri tersebut menyudahi rekor dia yang selalu menang dalam El Clasico.
Sejak menukangi mantan klubnya sewaktu jadi pemain itu, ia memenangi kelima duel klasik yang dilakoni. Dua yang sensasional adalah dengan skor 6-2 di Bernabeu (2 Mei 2009), dan 5-0 di Nou Camp pada November lalu.
Di musim ini masih akan tersaji tiga kali lagi El Clasico. Pada Rabu (20/4) mendatang mereka akan "numpang tanding" di stadion Mestalla, Valencia, untuk memperebutkan trofi Piala Raja Spanyol alias Copa del Rey. Karena final hanya satu kali, berarti akan ada pemenang dari laga tersebut.
Dua agenda setelah itu adalah di babak semifinal Liga Champions, pada 27 April dan 3 Mei. Soal siapa yang akan keluar sebagai pemenang di setiap laga tersebut, atau memenanginya secara agregat, kita tunggu saja.
Posted in: Liga Spanyol
El Classico Berakhir Imbang 1-1
![]() |
| CR9 Vs Messi |
Madrid - El Clasico Jilid II musim ini berakhir tanpa pemenang. Jika ada orang yang memiliki kepuasan tersendiri, boleh jadi itu adalah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. "Kutukan" pada mereka sudah berakhir pula.
Pada pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid dan Barcelona di Santiago Bernabeu, Minggu (17/4/2011) dinihari WIB, yang berkesudahan imbang 1-1, Messi membuka skor di menit 53, Ronaldo membalasnya di delapan menit terakhir.
Khusus buat Messi, itu adalah kali pertama ia bisa menjebol tim yang dilatih Jose Mourinho di pertandingan resmi. Sebelum tadi malam, penyerang Argentina itu sudah delapan kali bertanding melawan skuad Mourinho (Chelsea, Inter Milan, Madrid), tapi tak pernah mencetak gol, termasuk saat El Barca menang telak 5-0 di Nou Camp bulan November lalu.
Messi pernah membuatnya pada 16 November 2003, saat umurnya baru 16 tahun 145 hari, dalam debutnya di tim pertama Barcelona. Akan tetapi gol yang dilesakkannya ke gawang FC Porto terjadi di sebuah laga ujicoba.
"Kutukan" juga dialami pada Ronaldo. Dalam enam pertandingan terakhirnya melawan Barcelona, baik bersama Manchester United maupuan Real Madrid, bintang internasional Portugal itu tak pernah bisa menembus gawang Victor Valdes dkk.
Setelah mandul di tiga El Clasico pertamanya, ia berhasil mengakhiri ketidakberuntungannya itu tadi malam. Ia melakukannya melalui tendangan penalti, seperti juga Messi saat menaklukkan Iker Casillas dari titik putih.
Pada pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid dan Barcelona di Santiago Bernabeu, Minggu (17/4/2011) dinihari WIB, yang berkesudahan imbang 1-1, Messi membuka skor di menit 53, Ronaldo membalasnya di delapan menit terakhir.
Khusus buat Messi, itu adalah kali pertama ia bisa menjebol tim yang dilatih Jose Mourinho di pertandingan resmi. Sebelum tadi malam, penyerang Argentina itu sudah delapan kali bertanding melawan skuad Mourinho (Chelsea, Inter Milan, Madrid), tapi tak pernah mencetak gol, termasuk saat El Barca menang telak 5-0 di Nou Camp bulan November lalu.
Messi pernah membuatnya pada 16 November 2003, saat umurnya baru 16 tahun 145 hari, dalam debutnya di tim pertama Barcelona. Akan tetapi gol yang dilesakkannya ke gawang FC Porto terjadi di sebuah laga ujicoba.
"Kutukan" juga dialami pada Ronaldo. Dalam enam pertandingan terakhirnya melawan Barcelona, baik bersama Manchester United maupuan Real Madrid, bintang internasional Portugal itu tak pernah bisa menembus gawang Victor Valdes dkk.
Setelah mandul di tiga El Clasico pertamanya, ia berhasil mengakhiri ketidakberuntungannya itu tadi malam. Ia melakukannya melalui tendangan penalti, seperti juga Messi saat menaklukkan Iker Casillas dari titik putih.
Itu berarti, dua pemain terbaik dunia itu berbarengan mengakhiri "kutukannya" dengan cara yang sama, ketika keduanya beraksi di lapangan dan waktu yang sama, dalam sebuah pertarungan yang klasik (El Clasico).
Posted in: Liga Spanyol
Alves Pindah Ke Real Madrid ? Apa iya .....

Barcelona - Dalam sepakbola profesional, pemain berpindah klub atau bahkan memperkuat klub yang menjadi rival dari klub sebelumnya, merupakan hal biasa. Namun bek Barcelona Dani Alves menegaskan itu tak akan terjadi kepadanya.
Tidak jarang terjadi seorang pemain yang berstatus bintang di sebuah klub selanjutnya memperkuat tim yang menjadi rival berat. Contoh yang paling tersohor adalah Luis Figo. Pria Portugal ini sebelumnya adalah bintang Barcelona, namun ia kemudian memilih melanjutkan karir di klub rival tradisional Barca yakni Real Madrid.
Alhasil Figo mendapatkan sambutan yang sama sekali tidak ramah ketika kembali ke Camp Nou dengan seragam Los Blancos. Sejumlah prestasi yang sudah pernah dipersembahkan oleh Figo seakan sirna seketika.
Sebelum Figo, Michael Laudrup yang melakukan langkah serupa juga menceritakan dirinya merasakan hal yang sama saat datang lagi ke Camp Nou namun sebagai pemain El Real.
Dengan kondisi seperti ini, bek Barca Dani Alves mengatakan bahwa mustahil baginya untuk bermukim di Santiago Bernabeu setelah dia sudah tidak lagi membela Blaugrana. "Pindah ke Madrid itu sama artinya dengan tidak menghormati. Saya lebih memilih bermain di klub Brasil saja bila itu jadi satu-satunya opsi," kata Alves di situs resmi klub.
Baru-baru ini eks Sevilla tersebut meneken kontrak baru yang membuatnya berseragam Azulgrana hingga 2015. Alves pun menegaskan bahwa dirinya bakal memenuhi durasi kontrak tersebut.
"Saya ingin menuliskan sejarah saya bersama Barca, dengan kerja keras saya berusaha untuk mengubah pandangan orang tentang pemain Brasil yang meninggalkan klub lewat pintu belakang setelah bergabung selama hanya dua atau tiga tahun saja," tuntas dia.
Posted in: Liga Spanyol


01.48
posted by
Admin







